Monorel Makkah-Armina Siap Beroperasi Tahun Ini

Jenis Kereta Monorel
Alhamdulillah, jama’ah haji pada tahun ini sudah bisa menikmati layanan transportasi kereta metro monorel (Qithar Almasyair)  yang pada tahap pertamanya akan menghubungkan Arafat dan Muzdalifah (South-East Lilne) . Pemerintah Arab Saudi telah menyelesaikan tahap pertama jalur kereta metro yang mampu mengangkut penumpang sejumlah 70.000 jamaah dalam satu kali perjalanan. Dengan kapasitas sekitar 35% dari kapasitas totalnya sebesar 180.000 – 200.000 jamaah yang akan siap pada tahun depan tersebut maka layanan monorel tahun ini hanya akan dikhususkan kepada jemaah asal Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya.


Stasiun Monorel

Monorel ini tergolong proyek transportasi besar yang dilakukan pemerintah Arab Saudi yang menunjukkan komitmen tingginya terhadap pelayanan jamaah haji. Bekerjasama dengan Perancis dan Cina , Proyek monorel ini akan memiliki  sembilan stasiun kereta api antara Mekkah, Arafat, Mina dan Muzdalifa, setiap 300 meter panjang. Salah satu stasiun akan terletak dekat Jembatan Jamarat di Mina di mana ritual lempar jumrah akan. Para jamaah  akan dapat langsung mengakses ke stasiun melalui jembatan di lantai empat. Setiap kereta akan memiliki 12 kompartemen besar yang masing-masing panjangnya 23 meter dan lebar 3 meter.


Rute Monorel Arafah-Muzadalifah- Mina-Makkah

Inisiatif untuk membangun jalur kereta api ini digagas pada tahun 2007 lalu dengan tujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dari dan ke kota Makkah serta tempat-tempat suci lainnya di kota Makkah selama musim haji dan diharapkan bisa mengurangi angka kecelakaan dan desak-desakan para jama’ah haji yang kadang menimbulkan korban jiwa. Arab Saudi mengalokasikan anggaran sebesar 7 milyar Riyal untuk membangun proyek jalur kereta api pertama itu.  Dengan adanya jalur kereta metro ini, maka Arab Saudi menjadi negara Teluk kedua yang memiliki sistem transportasi kereta metro setelah Dubai.
Subhanallah semakin mudah saja transportasi bagi Anda yang beruntung terpilih menjadi Duyufurrahman (tamu Allah). Semoga fasilitas ini dapat menambah semangat bagi Anda untuk tahun ini atau tahun depan berangkat ibadah haji . Tunggu apa lagi ? Silahkan mendaftar di  Armina Tour 

Wukuf di Padang Arafah

Masjid Namirah di Arafah
Haji adalah wukuf di Arafah.  Jamaah wajib tinggal di padang Arafah dari awal waktu Dzuhur sampai masuk waktu maghrib, sehari sebelum Idul Adha. Wukuf adalah puncak ibadah haji yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah dan pada saat itu seluruh jemaah haji berkonsentrasi di satu titik, yaitu Padang Arafah.Di Padang Arafah berlangsung pertemuan akbar. Di tempat itu berlangsung pertemuan jemaah dari seluruh dunia yang ingin mendapat ridho Allah dan ampunan-Nya, dengan melaksanakan wukuf.  Calon haji berkumpul di bawah tenda-tenda yang juga berwarna putih. Mereka bersimpuh di hadapan Allah sambil berdoa dan pengharapan sama.  Walau kulit, ras, suku, bahasa dan adat istiadat mereka berbeda, namun di padang Arafah ini mereka semua menyatu dan hanyut dalam kebesaran Allah dengan sejenak melupakan kebanggaan-kebanggaan duniawi yang bersifat sementara dan semu.

Para ulama sepakat bahwa esensi dari ibadah haji adalah kesamaan derajat (egalitarian) yang ditampakkan dalam pakaian ihram yang tak terjahit, yang merupakan simbol persamaan derajat manusia. Sedangkan warna putih menggambarkan kesucian di hadapan Allah.

Dalam berbagai literatur disebutkan bahwa Wukuf di Arafah juga mengingatkan umat manusia akan sejarah awal kehadirannya di muka bumi. Termasuk proses turunnya Adam dan Hawa sebagai manusia pertama ke bumi dan bertemu di padang Arafah ini.

Ketika Allah berfirman kepada malaikat hendak menciptakan seorang khalifah di muka bumi, malaikat keberatan dengan satu alasan manusia akan membuat kerusakan di bumi dan menumpahkan darah padanya.
Allah kemudian memberikan kelebihan pada Adam dengan mengajarkan tentang nama-nama. Adam ternyata mampu menyebutkan seluruh nama itu sehingga malaikat akhirnya menyerah akan kehendak Allah dan bersujud kepada Adam (QS,-34).

Allah kemudian meminta Adam dan Hawa untuk untuk tetap tinggal di surga dan menikmatinya sepuasnya dengan satu catatan tidak boleh mendekati (memakan) buah larangan (QS,).

Akan tetapi iblis memperdaya mereka sehingga memakan buah larangan itu. Dan atas pengingkaran larangan Allah itu, Adam dan Hawa kemudian diusir dari surga.

"Turunlah kamu, sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagimu ada tempat kediaman di bumi dan kesenangan sampai waktu yang ditentukan!" (QS,2;3).

Adam dan Hawa segera menyadari akan kesalahannya. Dengan bekal kesadaran dan pengetahuan yang telah dimilikinya itu, Adam dan Hawa segera bertaubat kepada Allah. Dan Allah menerima taubat mereka. (QS,2:37).

Dalam ritual wukuf di Arafah, proses penciptaan dan pertaubatan ini senantiasa mewarnai dalam hati sanubari setiap jamaah haji. Di padang Arafah ini pula mereka segera menyadari dosa-dosanya seraya memohon ampun kepada Allah. Jika Allah menerima taubat mereka dalam perjalanan hidup berikutnya mereka tidak melakukan dosa lagi, maka bayang-bayang surga segera di depan mata.
Kendati disebut Padang Arafah, tapi Arafah bukan lagi padang pasir dan berbatu sepenuhnya sekarang ini. Keadaan fisiknya sudah berubah jauh dibanding ratusan tahun silam.Tatkala Kerajaan Arab Saudi menemukan sumber minyak dan membuat negeri itu sebagai pengekspor terbesar dunia, Padang Arafah yang dulu kering dan tandus diubah jadi hijau. Menurut cerita para mukmin di sini, wilayah luas itu kini dihiasi pohon Sukarno; memakai Presiden Sukarno karena ia ikut menyumbangkan bibit pohon itu saat kunjungannya ke Saudi.

Menunaikan ibadah haji menjadi salah satu barometer ketaqwaan seorang umat Muslim, apakah kaya atau miskin, dari mana pun ia berasal, berapa saja usianya, apakah ia berkulit hitam atau pun putih. Berhaji wajib dilaksanakan sepanjang persyaratannya sudah terpenuhi.

Persyaratan calon haji memang selain harus sehat fisik, mental dan mampu secara finansial juga harus memiliki tekad kuat untuk menunaikan rukun Islam tersebut. Terlebih, jika diingat, Padang Arafah -- meski kini memiliki fasilitas baik untuk wukuf -- kekuatan, kesehatan dan semangat beribadah saja tak cukup.

Setiap umat Islam memang punya kewajiban yang dikenal sebagai rukun Islam, yaitu: mengucap syahadat, mendirikan shalat, berpuasa pada bulan Ramadhan, membayar zakat dan berhaji. Dengan melaksanakan rukun-rukun tersebut, seseorang dapat disebut sempurna keislamannya.Kendati hal tersebut kadang mengundang pertanyaan terkait dengan kualitas haji dan penghayatannya, tetapi yang jelas, sudah melaksanakan semua rukun Islam tersebut dapatlah disebut sempurna keislaman seseorang. Namun untuk mengukur sempurna dan tidaknya keislaman seseorang, hanya Allah semata yang tahu. Demikian pula dalam melaksanakan ibadah haji.
Para ulama kerap mengingatkan bahwa haji adalah ibadah yang relatif tidak begitu mudah dilaksanakan. Untuk melaksanakannya calon haji harus berbadan sehat, dan harus mempunyai perbekalan cukup, selain bagi pelaku, juga bagi keluarga yang ditinggalkannya. Harus dipenuhinya persyaratan fisik serta kemampuan finansial terkait ibadah haji yang harus dilakukan di lapangan terbuka, di bawah cuaca yang sangat terik sekaligus dingin secara ekstrim, di tempat yang jauh dari tempat tinggal serta dalam waktu lama.Calon haji sebaiknya juga punya bekal pengetahuan yang memadai, khususnya tentang manasik haji atau tata cara melakukan ibadah haji.Lantaran persyaratan yang relatif berat tersebut, tak setiap orang sanggup melaksanakannya dengan sempurna. Tetapi, tetap saja semua umat Muslim menginginkan melaksanakan ibadah tersebut.

Lantas, yang banyak dipertanyakan orang awam dewasa ini, mengapa Allah memerintahkan umatnya melakukan ibadah haji yang cukup berat tadi?  Mungkin ini bukan jawaban esensial, tetapi harus dipahami bahwa haji pada pokoknya adalah perjalanan mengubah diri menuju kepada Allah. Haji adalah sebuah contoh pertunjukan penciptaan Adam, perjuangan Ibarahim melawan godaan setan dan menegakkan ajaran Allah, serta rangkaian cobaan yang dialami Siti Hajar menghadapi kerasnya kehidupan.

Biaya Haji 2011

BIAYA HAJI PLUS 2011
No. Izin Haji Plus D/80 Tahun 2009

Haji Arbain (26 hari)

Haji Non Arbain (19 hari)

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa mengurangi nilai ibadah

Makna Ritual Haji

Haji, menurut Wahbah Zuhaeli dalam bukunya Al-Fiqh al-Islam wa Adillatuh, berarti mengunjungi Kabah untuk melaksanakan beberapa perbuatan tertentu, di tempat-tempat tertentu, dan dalam waktu tertentu pula. Kegiatan ibadah itu dengan sendirinya mengandung makna ritualitas yang sangat tinggi baik dari segi simbol, sejarah, maupun sosiologi.

Ali Syari'ati, salah seorang pemikir kontemporer Islam, dalam bukunya Hajj, telah mengulas secara detail makna ritualitas haji. Tulisan berikut ini ingin mengemukakan percikan pemikirannya mengenai makna ritualitas haji dari aspek ibadah: ihram, tawaf, sai, dan wukuf. Ihram adalah tahap mulai niat mengerjakan haji dengan mengenakan dua helai pakaian.

Menurut Ali Syari'ati, pakaian adalah lambang status yang dapat memicu sikap diskriminasi, keakuan, dan egois. Pakaian telah memecah belah anak-anak Adam, karena itu, kata Ali Syari'ati, pakaian model ibadah ihram bukanlah penghinaan tetapi penggambaran kualitas manusia di hadapan Tuhan. Pakaian ihram, lanjutnya, telah menuntun manusia untuk mengubur pandangan yang mengukur keunggulan karena kelas, kedudukan, dan ras.

Sedang tawaf merupakan kegiatan ibadah mengelilingi Kabah. Di hadapan Kabah yang berbentuk kubus ini, kata Ali Syari'ati, para pelaku tawaf akan merenungkan keunikan Kabah yang menghadap ke segala arah, yang melambangkan universalitas dan kemutlakan Tuhan; suatu sifat Tuhan yang tidak berpihak tetapi merahmati seluruh alam (Q. S. 106: 21). Dengan tawaf, umat manusia dididik aktif bergaul menjaring komunikasi dengan Tuhan dan antarmanusia (Q. S. 112: 2).

Sementara tentang sai, Ali Syari'ati melambangkan ibadah ini dengan kegigihan dan keperkasaan manusia dalam menempuh perjuangan hidup. Sai yang merupakan rekonstruksi peristiwa Siti Hajar mencari air Zamzam dari Bukit Shafa menuju Marwa, merupakan lambang figur manusia yang berjuang dari niat yang tulus (shafa), tanpa patah semangat mencapai tujuan (marwa).

Selanjutnya, setiap calon haji harus wukuf di Arafah. Arafah merupakan sebuah padang yang luas. Di tempat ini manusia singgah sebentar (wukuf). Lalu bermalam (mabit) di Muzdalifah dan tinggal di Mina. Arafah berarti pengetahuan dan Mina artinya cinta. Setelah wukuf di Arafah, para jamaah menuju ke Muzdalifah untuk mabit.

Wukuf dilakukan pada siang hari, sementara mabit pada malam hari. Siang, demikian Syari'ati, melambangkan sebuah hubungan objektif ide-ide dengan fakta yang ada, sedangkan malam melambangkan tahap kesadaran diri dengan lebih banyak melakukan konsentrasi di keheningan malam. Kemudian di Mina, jamaah melempar Jumrah. Ini merupakan lambang perlawanan manusia melawan penindasan dan kebiadaban. Demikianlah makna ritualitas haji yang penuh dengan simbol kejuangan hidup manusia. Semoga para jamaah haji dapat menangkap makna simbol-simbol itu dan merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. - ah
Sumber Republika Online

10 Tips Cara Mencium Hajar Aswad

  1. Berniat ikhlas mencium Hajar Aswad karena mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
  2. Setelah Tawaf dan sholat sunnat tawaf berjalanlah ke arah hajar aswad tanpa memotong jamaah yang lagi tawaf, tapi ikuti arus tawaf dengan sambil mendekati multazam.
  3. Sebaiknya memasuki dari arah pintu Ka'bah atau Multazam, sambil berdoa dan beri'tikad untuk tidak menyakiti sesama jamaah walaupun jamaah lain kasar.
  4. Dari arah pintu Ka'bah terus merapat ke dindingnya dan dekat dengan kaki asykar penjagaan, dan jangan sekali-kali dari arah depan hajar aswad, karena bisa terdorong kebelakang oleh jamaah yang habis mencium.
  5. Sambil mendekat ke hajar aswad didepan kaki polisi atau di multazam bertakbirlah sambil nunggu yang di depan kita mencium, peganglah marmer di kaki polisi atau kiswah diatasnya bila dekat dengan hajar aswad agar kita tidak terdorong oleh orang yang didepan kita.
  6. Dengan cara miringkan badan ketika ngantri itu lebih baik, posisi badan menghadap multazam terus bahu sebelah kiri gerakkan menuju ke hajar aswad dan posisi tangan tetap memegang marmer pelindung kaki polisi dan kemudian ketika hendak mencium peganglah erat-erat ujung kiswah dekat hajar aswad.
  7. Tanpa mengangkat suara berdoalah selalu, dan ketika mencium ucapkan "Bismillahi Allahu Akbar". Setelah mencium usaplah sekali hajar aswad dengan tangan kanan sambil membaca"Bismillahi Allahu Akbar, Allahumma iimanan bika wa tashdiqon bikitabika wa sunnati nabiyyika" (Dengan menyebut asma Allah, dan Allah Maha Besar, Ya Allah dengan iman kepada-Mu dan membenarkan kitab-Mu dan sunnah-Nabi-Mu). Ketika mencium jangan terlalu lama biar tidak dimarahi oleh polisi dan jamaah yang nunggu, cukup sekali kecutan saja.
  8. Setelah mencium dan mengusap, biar kita tidak terjepit dan tidak terinjak oleh jamaah lain, dan posisi kita masih didepan hajar aswad mau keluar, maka angkatlah kaki kanan aja letakkan di atas syadarwan atau pondasi ka'bah yang miring dibawah hajar aswad, ini tujuan untuk menghimpun tenaga keluar dari desakan jamaah, dengan menekankan kaki ke syadarwan maka kita bisa keluar dengan bantuan tenaga kaki pula selain badan.
  9. Keluar pelan-pelan tanpa menyakiti jamaah yang lain, kalau tidak sengaja menyakiti bilang 'maalis/ sorry/ maaf sambil memegang pundaknya, lalu setelah kita keluar banyaklah baca shalawat lalu usapan tangan tadi di Hajar Aswad, maka ciumlah. Ketika mau keluar dari lingkaran thawaf janganlah sekali-kali memotong barisan tawaf, karena hal ini menghambat laju tawaf
  10. Setelah mencium Hajar Aswad bersyukulah banyak-banyak.

Tips Sehat Ibadah Haji

Ibadah Umroh terlebih Haji adalah ibadah fisik, artinya kesehatan adalah satu kunci utama untuk dapat menjalankannya dengan baik dan khusuk. Berikut beberapa tip sehat ibadah haji dan umroh :

Tips Bugar Saat Ibadah
  • Latihan jalan sebelum berangkat (jika mampu minimal 7 km, seminggu satu kali)
  • Kurangi kegiatan yang tak perlu
  • Istirahat dan tidur cukup
  • Makan bergizi dan teratur
  • Membawa obat-obatan yang biasa dipakai di tanah air

Tips hindari sakit Batuk
  • Bawa pakaian hangat
  • Gunakan penghangat leher
  • Bawa obat-obatan yang biasa dipakai di tanah air
  • Jangan minum dingin
Tips hindari Influenza
  • Imunisasi
  • Jaga kebersihan
  • Istirahat cukup
  • Makan buah dan sayur
  • Pakai masker

Tip menahan dingin
  • Siapkan pakaian hangat di tas tentengan
  • Pakai baju hanoman
  • Pakai krim pelembab
  • Sering minum
  • Banyak makan buah

Kebugaran saat ibadah haji
  • Makan makanan yang mengandung gizi seimbang, banyak serat dan tak banyak mengandung lemak.
  • Istirahat yang cukup. Para calon haji, kalau sudah berada di Masjidil Haram, inginnya terus-menerus melakukan ibadah tanpa memikirkan istirahat. Hal ini bisa menyebabkan jamaah haji jatuh sakit.
  • Olahraga ringan setiap pagi
Semoga bermanfaat.

Jadwal Haji dan Umroh

Telah Dibuka Pendaftaran Haji Plus 2011 dengan Biaya Mulai $6500 ,
Lebih detil silahkan klik di Brosur

JADWAL KEBERANGKATAN HAJI PLUS - ARMINA TAHUN 2010


Hari
Ke
Hari

Tanggal
Program
Masehi
Hijrah
1Minggu24/10/201016 Dhul-Qi'dah 1431 HJakarta - Jeddah - Medinah
2Senin25/10/201017 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah
3Selasa26/10/201018 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah
4Rabu27/10/201019 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah
5Kamis28/10/201020 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah
6Jumat29/10/201021 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah
7Sabtu30/10/201022 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah
8Minggu31/10/201023 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah
9Senin01/11/201024 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah
10Selasa02/11/201025 Dhul-Qi'dah 1431 HMadinah - Makkah
11Rabu03/11/201026 Dhul-Qi'dah 1431 HMakkah
12Kamis04/11/201027 Dhul-Qi'dah 1431 HMakkah
13Jumat05/11/201028 Dhul-Qi'dah 1431 HMakkah
14Sabtu06/11/201029 Dhul-Qi'dah 1431 HMakkah
15Minggu07/11/201001 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
16Senin08/11/201002 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
17Selasa09/11/201003 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
18Rabu10/11/201004 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
19Kamis11/11/201005 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
20Jumat12/11/201006 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
21Sabtu13/11/201007 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
22Minggu14/11/201008 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
23Senin15/11/2009 Dhul-Hijjah 1431 HArafah
24Selasa16/11/201010 Dhul-Hijjah 1431 HMina / Makkah
25Rabu17/11/201011 Dhul-Hijjah 1431 HMina / Makkah
26Kamis18/11/201012 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah
27Jumat19/11/201013 Dhul-Hijjah 1431 HMakkah - Jeddah
28Sabtu20/11/201014 Dhul-Hijjah 1431 HJeddah - Jakarta

Untuk mengetahui biaya Haji Plus tahun 2011 Klik Disini



Akomodasi


MEKKAH
>>>>>
MADINAH
>>>>>
JEDDAH
>>>>>
SISHA
>>>>>
APARTEMENT ( 4 Pax )
MINA
>>>>>
TENDA ARMINA AC
ARAFAH
>>>>>
TENDA ARMINA AC





JADWAL KEBERANGKATAN UMROH TAHUN 2011
PT ARMINAREKA PERDANA


Umrah Standar (9 Hari)


NO.    TGL BERANGKATTGL KEPULANGANHarga
4 Pax3 Pax2 Pax
124-Feb-1103-Mar-11USD
1750
USD
1800
USD 1850
203-Mar-1110-Mar-11
310-Mar-1117-Mar-11
417-Mar-1124-Mar-11
524-Mar-1131-Mar-11
607-Apr-1114-Apr-11
714-Apr-1121-Apr-11
821-Apr-1128-Apr-11
928-Apr-1105-Mei-11
1005-Mei-1112-Mei-11
1119-Mei-1126-Mei-11
1201-Jun-1108-Jun-11
1316-Jun-1123-Jun-11USD
1850
USD
1900
USD 1950
1425-Jun-1102-Jul-11
1529-Jun-1106-Jul-11
1603-Jul-1110-Jul-11
1714-Jul-1121-Jul-11
1821-Jul-1128-Jul-11

HOTEL
MEKKAHMADINAHJEDDAH
ELMAN INNDAR HIJRAH INT'CONTINENTALAL AZHAR
AL MASSADALLAH TAIBAHTRIDENT





 









    .














































  ::: ArminaUtama - Divisi Perwakilan Indonesia © 2011 - All Right reserved :::